Oto-Tips Mobil
Throttle Body Spacer Bentuk Ulir, Ciptakan Efek Turbulensi
![]() |
OTOMOTIFNET - Masihkah ingat artikel tips mengenai resonator udara? Nah, Anda masih dapat membuat ruang tambahan untuk menabung udara segar yang disuplai ke intake manifold. Tabungan udara ini berfungsi untuk meningkatkan tenaga di putaran rendah dan respons saat shifting
Pada kondisi lalu lintas yang padat, cara untuk menghemat bbm adalah dengan meningkatkan tenaga mesin di putaran rendah. Dengan langkah ini, Anda tak perlu lagi menginjak pedal gas lebih dalam dari biasanya ketika berakselerasi.
Salah satu cara menambah tenaga di putaran rendah ini adalah dengan menyediakan ruang tambahan agar udara segar selalu tersedia ketika diperlukan mesin. Bila dalam tulisan terdahulu, resonator ditempatkan sebelum throttle body atau sering disebut skep, Throttle Body Spacer (TBC) dapat dimanfaatkan untuk menambah tabungan udara segar di intake manifold.
Amin Budiyono dari Art Ototechnic, salah satu kreator TBC di Indonesia, menambahkan bentuk ulir di bagian dalam perangkat buatannya untuk menciptakan efek turbulensi. Alhasil, isapan udara segar pun akan semakin padat ketika menuju ruang bakar.
“Efek turbulensi akan lebih terasa lantaran posisi TBC setelah throttle body. Dulu memang ada produk untuk membuat turbulensi udara, namun karena ditempatkan sebelum throttle body, efeknya kurang terasa karena turbulensi rusak ketika udara menabrak throttle body,” terang punggawa bengkel di bilangan Mampang, Jakarta ini.
Efek TBC lebih terasa ketika perangkat ini disematkan pada mobil dengan transmisi otomatis, seperti uji coba yang kami lakukan pada Toyota Yaris S Limited. Hasilnya, mobil terasa lebih responsif berkat penambahan alat ini.
Langkah pengerjaan
1. Lepaskan soket kabel sensor airflow dan thottle position.
2. Selanjutnya lepas slang karet intake manifold yang menuju thottle body.
3. Pada Toyota Yaris terdapat slang yang berfungsi sebagai heater di throttle body. Lepaskan komponen ini menggunakan tang lancip.
4. Buka keempat mur pengikat thottle body dengan kunci 10 mm.
5. Angkat thottle body secara perlahan.
6. Lepas keempat baut pengikat dengan bantuan dua buah mur. Hal ini perlu dilakukan lantaran baut pengikat menjadi kurang panjang akibat penambahan alat ini.
7. Pasang TBC yang telah diberi gasket dan sealant.
8. Pasang kembali thottle body berdasarkan urutan kebalikan dari proses pelepasan di atas. Tapi baut pengikatnya kini diubah dengan ukuran yang lebih panjang 2-3 cm dari standar.
![]() Gbr 1 |
![]() Gbr 2 |
![]() Gbr 3 |
![]() Gbr 4 |
![]() Gbr 5 |
![]() Gbr 6 |
![]() Gbr 7 |
|
Sumber : http//:otomotifnet..com/read/xml/2010/01/5 |







